Seulawah:Rupa barumu

setengah jam
sore tadi aku bersama teman-teman melintas ke Seulawah
gunung kebanggaan
lambang kelestarian Aceh
yang hijau dengan pinus sepanjang aspal melintang
yang dingin dengan hawa gunung pemberian Tuhan
……tapi apa kami mendapatkan?
mengikuti turunnya bentangan merah di langit..di barat
yang tersapa hanya hamparan gundul
ditebas parang pekerja
semua pinus diganti pisang
katanya….demi kesejahteraan
pisang barangan lagi cocok harganya??
……
siapa yang salah?
bahwa tanpa hutan air hujan bisa menelan siapa saja
siapa yang tidak sadar?
kalau penghuni rimba akan menerkam yang merampas jejak-jejak langkahnya
……
katanya tidak ada yang salah
katanya semua masih sadar
….
kami pulang sambil mengunyah mentimun
pisang barangan juga……
Seulawah semakin menua

10 HUKUM TERKONYOL DI INGGRIS

LONDON – Jangan coba-coba meninggal dunia di Gedung Parlemen Inggris, bisa dipidana. Aneh ya? Bagaimana cara mempidana orang meninggal? Jelas hukum satu ini terpilih paling konyol berdasarkan survei di Inggris. Hukum aneh tapi nyata lainnya adalah izin bagi perempuan hamil untuk kencing di topi polisi. Juga izin membunuh orang Skotlandia yang membawa busur dan anak panah di dalam tembok kota York, Inggris.
Di Liverpool, hanya pegawai toko ikan yang boleh bertelanjang dada. Aturan ini konyol, setidaknya bagi 3.931 orang yang ikut survei stasiun televisi UKTV Gold, Selasa 6 November lalu.
Aturan-aturan ini disisihkan dari legislasi yang tak pernah dibatalkan, meski sudah lapuk dimakan zaman. Seperti dilansir AFP, Rabu (7/11), berikut daftar 10 hukum terkonyol di Inggris itu :

1. Dilarang mati di Gedung Parlemen (27 persen)

2. Makar jika memasang perangko yang menggambarkan Kerajaan Inggris secara terbalik (7 persen)

3. Di Liverpool, terlarang bagi wanita untuk bertelanjang dada kecuali sebagai penjaga toko ikan (6 persen)

4. Pai berisi manisan buah-buahan dilarang dimakan di Hari Natal (5 persen)

5. Di Skotlandia, jika seseorang mengetuk pintu Anda dan menumpang ke toilet, Anda harus membiarkannya (4 persen)

6. Seorang wanita hamil dibolehkan secara hukum kencing di mana saja, termasuk di topi polisi (4 persen)

7. Kepala paus mati yang ditemukan di sepanjang pantai Inggris otomatis akan menjadi milik raja dan ekornya milik ratu (3,5 persen)

8. Dilarang mencegah mengatakan kepada petugas pajak apapun yang Anda tidak ingin tahu, namun dibolehkan untuk tidak mengatakan kepada dia informasi apapun yang Anda tidak keberatan (Bingungkan? Makanya dipilih oleh 3 persen peserta)

9. Dilarang memasuki Gedung Parlemen dengan memakai pakaian perang (3 persen)

10. Di Kota York, dibolehkan membunuh orang Skotlandia yang membawa busur dan anak panah di dalam tembok kota lama. Sumber :Serambi Indonesia, Kamis 8 November 2007-www.serambinews.com


We do not need leader, but we do need leadership

Siapa yang dibutuhkan saat ini? Aceh masa depan bukan lagi membutuhkan seorang pemimpin, seorang penguasa, apalagi rezim. Yang sangat urgen bagi masyarakat sekarang adalah munculnya seorang yang mempunyai jiwa kepemimpinan. Untuk apa pemimpin (leader) kalau tidak memiliki jiwa kepemimpinan (leadership). Bagaimana mengelola Aceh yang dikenal berwatak keras kalau bukan dengan pola kepemimpinan yang baik. Kalau sekedar jadi pemimpin alias penguasa, di Aceh seabrek orangnya. Realita tersebut telah muncul dari sekarang, coba ikuti perkembangan politik di Serambi Mekkah, berapa partai lokal sekarang yang telah mendeklarasikan diri. Bukankah itu sudah bisa mengindikasikan kalau orang Aceh itu juga punya perangai tidak suka dipimpin namun lebih memilih untuk memimpin. Munculnya partai-partai lokal yang sudah melebihi sepuluh partai menandakan banyank orang di Aceh yang merasa sudah layak memimpin. Bagaimana dengan rakyat Aceh sendiri? We don not need leader, but we do need leader!

Berbuat baik adalah pilihan

“Kalau kamu berbuat baik, sebetulnya kamu berbuat baik untuk dirimu. Dan jika kamu berbuat buruk berarti kamu telah berbuat buruk terhadap dirimu pula” (QS. Al-Isra’:7)

Setiap sikap dan tindakan yang kita ambil dalam mengimplementasikan segala keinginan hati dan pikiran pastinya kita diberikan keleluasaan untuk memilih. Ketepatan dalam memilih- baik itu dalam bentuk sikap maupun tindakan- adalah sangat tergantung kepada kejernihan hati dan akal sehat kita masing-masing. Tapi ALLAH SWT memberikan gambaran bahwa apapun yang kita lakukan itu akan kembali keapda diri kita juga. Kalau kita berbuat baik maka kebaikan yang kita tebar tersebut akan mengharumi diri kita juga, demikian juga sebaliknya, kalau perbuatan buruk yang kita pertontonkan di muka bumi ini maka keburukan tersebut yang akan menghiasi liku hidup kita ini. Karena keburukan itu ibarat setan. Terserah buat kita mau memilih yang mana.